Ayah Merin Ditangkap, KPK Diminta Usut Tuntas Penerima Aliran Dana Kasus BPKS

Koordinator MaTA, Alfian. Foto: Merza/RMOLAceh.
Koordinator MaTA, Alfian. Foto: Merza/RMOLAceh.

Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mengatakan bahwa pasca penangkapan Izil Azhar alias Ayah Merin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa segera mengusut tuntas sejumlah pihak yang diduga menerima aliran dana kasus dugaan korupsi di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS),


"Penerima aliran dana lebih penting bagi KPK untuk diusut tuntas dan utuh, ini untuk mengungkap siapa yang telah menikmati, yang menjadi pelanggar hukum atau tindak pidana korupsi," kata Alfian kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu, 25 Januari 2023.

Selain itu Alfian menekankan agar pasca pasca penangkapan Ayah Merin, KPK harus sigap membongkar kasus-kasus yang selama ini telah senyap. Penangkapan ini menjadi momentum KPK dan mengembangkan kasus sejumlah kasus tersebut.

"Sehingga tidak dapat melakukan langkah terbuka terutama menyangkut proses perjalanan, apalagi ke daerah," kata Alfian.

Meskipun kasus dugaan gratifikasi  proyek dermaga Sabang senilai Rp 32,4 miliar di BPKS telah lama terjadi, Namun menurut Alfian tidak menutup kemungkinan KPK dapat membongkar kasus ini secara utuh. Penangkapan Ayah Merin diharapkan menjadi momentum pengembangan kasus tersebut.

"Kita percaya KPK mampu mengungkap kasus ini dengan sumber daya yang ada," ujarnya.