Diduga Palsukan Tanda Tangan Ketua DPP PNA, Tiyong dan Falevi Laporkan Miswar dan Asiah ke Polda

M Rizal Falevi Kirani dan Samsul Bahri alias Tiyong. Foto: Fauzan.
M Rizal Falevi Kirani dan Samsul Bahri alias Tiyong. Foto: Fauzan.

Politikus Partai Nanggroe Aceh, Samsul Bahri alias Tiyong dan M Rizal Falevi Kirani, melaporkan dua rekan mereka, Asiah Uziah dan Miswar Fuadi. Dua nama terakhir dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat pengajuan pergantian antarwaktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. 


Anggota DPRA dari Fraksi PNA Samsul Bahri dan M Rizal Falevi Kirani melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan surat terkait dengan surat Pengajuan Penggantian Antar Waktu Anggota DPRA yang diajukan oleh DPP PNA versi Irwandi Yusuf pada SPKT Polda Aceh Rabu 23 Februari 2022.

Pengacara Tiyong dan Falevi, Imran Mahfudi, mengatakan DPP PNA versi Irwandi Yusuf pada 4 Februari 2022 mengajukan dua versi surat ke DPR Aceh ihwal pergantian itu. Surat pertama dimasukkan pada pukul 10.00 WIB. Lantas versi kedua dilayangkan pada tanggal yang sama tujuh jam kemudian. 

“Isinya berbeda. Kami menduga telah terjadi tindak pidana pemalsuan dalam penerbitan surat tersebut. Yang menandatangani surat tersebut, salah satunya, adalah Irwandi Yusuf. Tidak mungkin (Irwandi Yusuf) bisa menandatangi surat antara pukul 10 pagi sampai pukul 17.00 wib pada hari yang sama karena dia dipenjara,” kata Imran Mahfudi, Rabu, 23 Februari 2022. 

Asiah, kata Imran Mahfudi, adalah orang yang mengantarkan surat itu ke DPR Aceh. Sedangkan Miswar Fuady adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam administrasi kepartaian.