Dinkes Aceh Pastikan Layanan Kesehatan 24 Jam di Jalur Mudik Lebaran

   Ilustrasi. Foto: RMOLAceh 
Ilustrasi. Foto: RMOLAceh 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh memastikan rumah sakit provinsi, kabupaten/kota, bahkan Puskesmas di jalur mudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah beroperasi selama 24 jam. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pemudik mendapat pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan. 


“Untuk beberapa pos kesehatan dan Puskesmas Rawat inap, akan ada jadwal piket,” kata Subkoordinator Seksi Rujukan yang juga Plt Kepala Bidang Yankes Dinkes Aceh, Rais Husni Mubarak kepada Kantor Berita RMOLAceh, Selasa, 2 April 2024. 

Rais menyebutkan, untuk saat ini pihaknya masih mendata jumlah ambulance yang terlibat dalam mudik Lebaran se Aceh. Selain ambulance Dinkes juga menyiapkan posko kesehatan di jalur mudik. 

“Untuk saat ini jumlah unit Ambulance yg dilibatkan masih di data, biasanya paling telat 7 hari jelang lebaran baru lengkap datanya,” kata dia. 

Rais menjelaskan, masyarakat saat melakukan mudik agar aman tanpa kendala kesehatan sebaiknya memeriksa kendaraan dengan lebih teliti. Guna mencegah terjadinya kecelakaan. 

Selain itu tambah Rais, pengemudi wajib memiliki jadwal istirahat yang cukup dan melakukan pemberhentian secara teratur saat mengantuk. “Jika mengantuk agar berhenti segera,” kata dia. 

Rais juga meminta agar pemudik mematuhi aturan lalu lintas dan batas kecepatan serta memastikan ketersediaan obat-instan hingga bahan medis lainnya di kotak P3K masing-masing. 

“Jika terjadi apa-apa warga dapat menghubungi call center ambulance gawat darurat di 119 yang aktif di setiap Kabulaten kota,” ujarnya.