Fadilah Puasa XV

Ilustrasi: RMOLAceh.
Ilustrasi: RMOLAceh.

FADILAH puasa hari ke-15 adalah Allah mengabulkan semua hajat-hajat. Baik hajat dunia, maupun hajat akhirat. Seperti yang Allah diberikan kepada Nabi Ayyub; para malaikat pemikul Arasy memohonkan ampunan, dan pada hari kiamat Allah Azza wa Jalla akan memberi 40 cahaya. 10 cahaya dari sebelah kanan, 10 dari sebelah kiri, 10 dari depan dan 10 cahaya dari belakang.

Hidup seorang makhluk sangat tergantung kepada Allah. Karena Allah yang menciptakan kita dan menciptakan semua perbuatan kita. Allah mengatakan dalam Alquran surat Asshffat ayat 96 yang artinya: Padahal Allahlah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu."

Ayat tersebut menceritakan tentang Nabi Ibrahim as yang merasa resah terhadap kaumnya. Mereka sibuk menyembah berhala dan sama sekali tidak ingat kepada Allah. Padahal yang menciptakan berhala itu mereka sendiri. Mereka menamai berhala itu: Tuhan. Nabi Ibrahim menanyakan alasan mereka menyembah berhala itu. Nabi Ibrahim juga menyampaikan hal sesungguhnya yang harus dilakukan oleh kaumnya. 

Dalam surat Al Ikhlas, Allah menyebutkan bahwa dirinya bersifat Shamad yang maknanya secara harfiah adalah tempat meminta. Para ahli tafsir memaknai ini dengan menjadikan Allah SWT sebagai tempat meminta yang utama dalam semua keinginan kita yang tidak terhitung jumlahnya. 

Begitu banyak dan kuat dalil-dalil yang menyatakan bahwa kita memang sangat bergantung kepada Allah dan hanya kepada-Nya kita meminta. Kalau Allah tidak mau memberikan sesuatu kepada kita, maka jangan berharap bahwa akan kita terima dari zat yang lain. Ini tidak akan pernah terjadi. 

Karena itu, marilah kita berpuasa pada hari ini dengan sebaik mungkin. Kuatkan kembali niat menjalankan ibadah ini dengan ikhlas yang istikamah. Mudah-mudahan Allah menjadikan puasa kita hari ini menjadi sebab dikabulkannya semua hajat kita, dicukupkan Allah semua kebutuhan kita, baik di dunia maupun di hari kiamat.

| Penulis adalah Pimpinan Pesantren Mishrul Huda Malikussaleh, Banda Aceh