Gampong Mulia Dinobatkan Gampong Demokrasi Partisipastif di Banda Aceh

Wakil wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, sedang melucurkan Gampong Demokrasi. Foto: net
Wakil wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, sedang melucurkan Gampong Demokrasi. Foto: net

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, Panwaslih Provinsi Aceh menobatkan Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, sebagai salah satu pilot project pembentukan gampong demokrasi partisipatif.


Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Provinsi Aceh, Marini, mengatakan ada lima titik piloting gampong demokrasi partisipatif. Salah satunya, Gampong Mulia. Dipilih berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP).

"Setelah diuji kembali proposal, Gampong Mulia terpilih dari 90 gampong yang ada di Kota Banda Aceh karena memenuhi syarat,” kata Marini, saat meluncurkan Gampong Mulia sebagai Gampong Demokrasi, di halaman Masjid Al-Anshar, kemarin.

Dia menjelaskan persyaratan yang dipenuhi itu ialah, seperti multi-etnisnya, keberagaman serta keyakinan tinggi. Serta adanya perwakilan partai politik dan akademisi. Tentu dengan indeks pembangunan manusia paling banyak dan padatnya pemilih terbanyak di Kecamatan Kuta Alam.

Menurut dia, ketidaktahuan masyarakat terkait indikasi kecurangan pada saat pemilu membuat pelanggaran menjadi sah-sah saja. Bahkan, tidak ada penegakan hukum.

Dia berharap gampong yang didampingi oleh Panwaslih Kota Banda Aceh lebih peduli terhadap indeks kecurangan saat pemilu serentak 2024. Serta menjalankan program lanjutan penting. Seperti pengawasan program pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, peningkatan kapasitas warga terkait isu-isu indikasi kecurangan pemilu.

“Dan masyarakat bersama-sama menjadi agent of change dalam pengawasan partisipatif pemahaman dalam konteks apa yang boleh dan tidak selama proses pemilu berlangsung," kata dia.

Keuchik Gampong Mulia, Syukriadi, mengatakan terpilih Gampong Mulia tidak terlepas dari partisipasi semua pihak.  Baik dari perangkat gampong maupun seluruh masyarakatnya.

Syukriadi berharap, mudah-mudahan dengan penunjukan Gampong Mulia menjadi Gampong Demokrasi membangun desa ke arah yang lebih demokrasi.

"Pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019, panitia pelaksana tingkat Gampong Mulia, kami dapat predikat terbaik se-Kota Banda Aceh dan ini tidak lepas dari seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh etnis dan semua yang mendukung Gampong Mulia," kata dia.