Gandeng Kejagung, Dirjen Pajak Ajak Masyarakat Laporkan SPT Tepat Waktu

Jaksa Agung Burhanuddin. Foto: Dokumentasi Kejagung.
Jaksa Agung Burhanuddin. Foto: Dokumentasi Kejagung.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Suryo Utomo pihaknya mengintensifkan publikasi kepatuhan perpajakan dengan mengajak para pemimpin lembaga negara memberikan contoh penyampaian SPT Tahunan PPh. Saat ini, proses pelaporan pajak itu dapat dilakukan lewat telepon genggam.


“Dengan menggunakan aplikasi e-Filing, penyampaian SPT secara elektronik ini menjadikan proses pelaporan mudah, cepat, dan aman serta dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja,” ujar Suryo Utomo saat menemui Jaksa Agung Burhanuddin di Jakarta, Senin, 14 Maret 2022. 

Suryo juga berharap pimpinan lembaga negara berkenan untuk memublikasikan kegiatan penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dengan menyesuaikan waktu pelaksanaan dengan jadwal kegiatan para pimpinan lembaga negara. 

Dalam kesempatan itu, Burhanuddin menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap hal ini menjadi sinergi antara Kejaksaan dengan Kementerian Keuangan dalam upaya mensosialisasikan pentingnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pajak.

“Kejaksaan sebagai instansi penegak hukum sudah sepatutnya menjadi role model dan memberikan keteladanan dalam melaksanakan kewajiban tersebut,” kata Burhanuddin. 

Burhanuddin berharap seluruh masyarakat dan seluruh pegawai kejaksaan di Tanah Air untuk menyampaikan SPT Tahunan sebelum 31 Maret 2022. Dia berharap kepatuhan pelaporan tahun ini akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. 

Burhanuddin mengatakan pelaporan surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan merupakan kewajiban seluruh wajib pajak. Setiap kontribusi wajib pajak memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pembangunan.

Burhanuddin juga meminta Dirjen Pajak berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak guna mempermudah pelaporan SPT PPh, salah satunya dengan meluncurkan e-filling yang bisa diakses kapan dan di mana saja.