GeRAK Aceh Kawal Proses Tender Pembangunan RSUD Aceh Singkil Hingga Tuntas

Koordinator GeRAK Aceh, Ashkalani Bin Muhammad Amin. Foto: AJNN
Koordinator GeRAK Aceh, Ashkalani Bin Muhammad Amin. Foto: AJNN

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh akan mengawasi proses tender paket pembangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil hingga tuntas.


Koordinator GeRAK Aceh, Ashkalani Bin Muhammad Amin, mengatakan saat ini tengah dilakukan tender ulang atas paket pembangunan RSUD Aceh Singkil. Sebelumnya proses tender tersebut bermasalah. 

"Kami berharap tak lagi mendengar adanya pengaruh Aparat Penegak Hukum (APH) di Aceh Singkil dengan menakutkan-nakuti penyelenggara negara untuk mendapatkan proyek yang sedang di laksanakan tender," kata Ashkalani dalam keterangan tertulis, Jumat, 23 Juli 2021.

Gerak Aceh, kata Ashkalani, serius memperhatikan dan mengawal proses tender. Ashkalani menyebutkan sudah materi dan bahan kajian awal untuk dilaporkan ke Satgas 53 dan Propam Polda Aceh sebagai bahan petunjuk awal. Bahwa ditemukan adanya potensi dugaan adanya tekanan tertentu yang mengarahkan untuk kepentingan memenangkan proses tender yang sedang berlangsung.

Ashkalani menyampaikan, berdasarkan hasil temuan awal dan fakta informasi dari relawan dan laporan masyarakat, ditemukan dugaan adanya intervensi dari instansi tertentu. Selain itu juga ditemukan dugaan keterlibatan panitia dari RSUD dan konsultannya.

"Dugaan keterlibatan panitia dari RSUD dan konsultannya sudah berhubungan dan menutup akses pihak lain untuk satu provider kelengkapan ruang operasi yang dilelang," kata Ashkal.

Menurut Ashkalani, GeRAK Aceh berkepentingan mengawal proses tender ini agar pembangunan rumah sakit pelat merah di masa pandemi Covid-19 bisa berlangsung fairness sehingga menjadi legacy bagi Bupati Aceh Singkil nantinya.

"Sehingga masyarakat Aceh Singkil tidak perlu lagi ke RSU (Rumah Sakit Umum) Yulidin Away Aceh Selatan, untuk melakukan operasi kesehatannya," kata dia.

Ashkalani menuturkan, proses tender yang terbuka dan terbebas dari intervensi pihak-pihak tertentu akan menjadi sangat penting dilakukan, apalagi pembangunan RSUD ini sebagai fasilitas publik untuk memberikan pelayanan kesahatan kepada warga setempat.

"Fasilitas publik ini harus dibangun dengan kualitas yang baik dan dikerjakan oleh perusahaan yang benar-benar terbebas dari kepentingan pihak-pihak tertentu," kata Ashkalani.