Indahnya Wisata Pulau Dua Aceh Selatan, Kini Tersedia Dermaga Apung

Pulau Dua, Aceh Selatan. Foto: ist.
Pulau Dua, Aceh Selatan. Foto: ist.

Berbicara potensi wisata di Provinsi Aceh memang tak habis-habisnya. Apalagi jika melancong ke kawasan Barat Selatan (Barsela) Aceh. Hampir sebagian kawasan ini berada dipesisir pantai nan indah.


Kawasan Barsela memang terkenal dengan keindahan alam dan lautnya. Ada banyak lokasi wisata yang menjadi rekomendasi bagi para traveller untuk mengeksplore keindahan pariwisata yang ada di Barsela.

Kali ini, lokasi wisata yang tengah menjadi perhatian publik adalah Pulau Dua Aceh Selatan. Pulau Dua kini terus bersolek untuk menyambut banyak pengunjung yang ingin menikmati kemolekan pantai dan lautnya.

Wisata Pulau Dua berada di Desa Ujong Pulo Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Pemerintah setempat saat ini terus mengembangkan objek wisata Pulau Dua untuk menarik kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut.

Pulau Dua kini memliki Dermaga Apung yang menjadi salah satu destinasi wisata kreatif di Aceh Selatan. Dengan adanya perubahan ini, maka akan membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar.

Pulau Dua memberikan pesona pantai yang eksotis, beningnya air laut dan rimbunnya pohon kelapa, membuat lokasi ini kerap diburu wisatawan. Memilih pantai untuk lokasi liburan memang pilihan yang tepat.

Objek wisata Dermaga Apung terletak di lepas pantai Ujung Pulau Rayeuk, Kecamatan Bakongan Timur, atau berjarak 1,5 jam perjalanan dari Ibukota Tapaktuan.

Kabupaten yang berjulukan "Kota Naga" ini selalu menjadi tujuan wisata dari berbagai daerah baik lokal maupun luar. Jika wisawatan datang kemari, sangat mudah menemukan pantai lantaran dekat dengan pusat kota.

Pemerintah Aceh Selatan pada anggaran 2021 telah membangun destinasi wisata kreatif Dermaga Apung dibibir pantai Pulau Dua agar dapat menarik wisatawan berkunjung kesana.

Setelah pembangunan Dermaga Apung selesai, pada November 2021, ratusan pengunjung setiap minggunya menikmati indahnya panorama dan spot-spot foto yang tersedia disana.

Dermaga Apung di Pulau Dua ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Keindahan pantai dan suguhan laut biru membuat pengunjung betah berlama-lama di objek wisata ini.

Pulau Dua ini memiliki pasar putih yang cantik dan pesona bawah laut yang menggoda. Pulau ini memiliki hutan kecil yang lebat dan masih alami. Kondisi ini menjadi incaran para pelancong.

Dalam kawasan hutan Pulau Dua ini ditimbuhi pohon kelapa, mangrove, dan ketapang. Kondisi pepohonan yang rindang, tak heran jika banyak burung Perling Kumbang yang kerap hinggap dan bersarang disana.

Agar bisa sampai kesana, pengunjung harus menyewa perahu nelayan yang berada di bibir pantai dengan waktu tempuh hingga sampai ke pulau sekitar 15 menit. Sedangkan ongkos perahu Rp 50 ribu per orang pulang pergi.

Kondisi laut di Pulau Dua juga terbilang aman. Pengunjung yang menyukai snorkling sangat aman dan nyaman lantaran arusnya tidak terlalu deras dan ombaknya juga tidak besar. Namun kewaspadaan tetap harus diutamakan.

Selain bisa snorkling, pengunjung juga bisa melakukan diving atau menyelam untuk melihat kecantikan bawah laut yang sangat alami dan tentunya indah untuk dinikmati. Disana juga banyak spot-spot cantik untuk berswafoto yang instagramable.

Pulau Dua ini kerap disebut surga tersembunyi lantaran menyuguhkan pemandangan yang indah, birunya air laut, biota laut yang masih alami dan pasir putih yang memanjakan setiap wisatawan yang datang kesana.

Objek wisata Pulau Dua yang kini sudah memiliki Dermaga Apung sangat direkomendasi dalam list lokasi wisata yang akan dikunjungi. Apalagi wajah baru wisata ini sudah pasti banyak pengujung yang datang.

Pulau Dua sering dijadikan tujuan wisata bahari seperti menyelam, kemah, dan memancing. Selain itu, pulau ini juga menjadi titik swafoto dan berbagai kegiatan pariwisata lainnya. 

Terbaru, objek wisata Pulau Dua berhasil masuk nominasi 10 besar pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2022, yang diselenggarakan Kementrian Pariwisawa dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.