Kembalinya Firefly ke Aceh, Momentum Bangkitnya Ekonomi Masyarakat

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar saat menerima plakat dan maskot maskapai Firefly dari Global Head of Sales Malaysia Airline Group, Roslan bin Ismail di Bandara SIM, Aceh Besar. Foto: Fauzan/ RMOLAceh.
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar saat menerima plakat dan maskot maskapai Firefly dari Global Head of Sales Malaysia Airline Group, Roslan bin Ismail di Bandara SIM, Aceh Besar. Foto: Fauzan/ RMOLAceh.

Pemerintah Aceh menyambut baik kembalinya maskapai Firefly untuk melayani penerbangan internasional Aceh ke dari dan ke Penang lewat Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar.


"Kita yakin menjadi ini sebuah momentum untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh dengan kehadiran sebanyak-banyaknya wisatawan dari Penang (Malaysia)," kata Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, di Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Senin, 7 November 2022.

Selain memudahkan ekonomi di Aceh, kata Iskandar, hati masyarakat Aceh juga sudah akrab dan familiar melakukan penerbangan ke Penang dengan Pesawat Firefly, baik itu dalam rangka pendidikan maupun berobat.

Iskandar berharap masyarakat Penang nantinya mendapatkan informasi untuk melihat Aceh dengan cara berwisata religi dan menikmati keindahan alam di Aceh baik itu dalam kawasan Aceh Besar, Kota Banda Aceh dan Sabang.

"Tentu saja, kita minta masyarakat Aceh juga terus membuka peluang usaha bisnisnya yang mereka punya untuk dikembangkan ke negara tetangga," ujar Iskandar.

Dalam berita sebelumnya, maskapai Firefly kembali melayani penerbangan internasional Banda Aceh -Penang melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar. Operasional penerbangan pesawat dari anak perusahaan Malaysia Airlines tersebut dimulai hari ini.

"Kami sangat berbesar hati bisa dapat kembali lagi ke Aceh pasca pandemi Covid-19 dua tahun lalu," kata Global Head of Sales Malaysia Airline Group, Roslan bin Ismail, di Aceh Besar, Senin, 7 November 2022 

Roslan mengatakan pihaknya sudah cukup lama menunggu agar bisa kembali beroperasi melayani penumpang dari Bandara SIM. Nantinya Pesawat Firefly akan beroperasi dua kali dalam seminggu yakni, Senin dan Jumat.

"Kami berharap pesawat Firefly jenis Boeing 737-800 Jets bisa membawa penumpang lebih banyak lagi ke Aceh nantinya atau pun sebaliknya," ujarnya.

Bahkan, kata Roslan besar harapan layanan penerbangan internasional dari maskapai Firefly secara bertahap akan meningkat empat kali seminggu pada bulan Desember 2022 nantinya.

Untuk memperingati peluncuran kembali, kata Roslan, Firefly menawarkan harga tiket spesial dari Penang ke Banda Aceh. Harga yang ditawarkan untuk para penumpang dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-800 jets yaitu mulai dari Rp 700 ribu.

"Tentu itu, pihaknya terus berkomitmen untuk melayani para penumpang antar wilayah dan memberikan dengan banyak nilai kenyamanan," sebut dia.

Di sisi lain, kata Roslan, Firefly saat ini menawarkan beragam pilihan dan kualitas yang luar biasa kepada pelanggan untuk memenuhi perjalanan udara yang terus meningkat.