Kemenkumham Diminta Audit Seluruh Lapas di Indonesia

Lapas Tanggerang, Banten. Foto: ist
Lapas Tanggerang, Banten. Foto: ist

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Taufik Basari, mendesak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk melakukan audit lembaga pemasyarakatan (Lapas) seluruh Indonesia usai insiden Lapas Kelas I Tangerang terbakar beberapa waktu lalu.


“Kami mendesak agar dilakukan audit terhadap seluruh lapas se-Indonesia," kata Taufik, seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa, 14 September 2021.

Audit yang dimaksud menyangkut berbagai fasilitas yang ada di lapas. Mulai dari fasilitas keamanan, keselamatan, termasuk juga instalasi listrik, dan standar opersional yang kerap berhubungan dengan terjadinya kebakaran.

Audit ini juga untuk memastikan jika semua fasilitas yang ada di lapas berjalan dengan baik.

"Sehingga, bisa meminimalisir segala bentuk musibah yang bakal terjadi di lapas dan juga sebagai upaya pencegahan,” kata Taufik.

Taufik berharap tragedi yang terjadi di Lapas Tangerang merupakan yang terakhir. Meski begitu, dia meminta Menkumham dan Dirjen Lapas bertanggung jawab atas musibah tersebut. Sebab, lapas berada di bawah kewenangan Kemenkumham untuk menjamin seluruh keselamatan warga binaan.

“Kalaupun Menkumham mengelak dengan alasan overload atau kelebihan kapasitas, seharusnya tidak menjadi alasan terjadinya kebakaran. Jika pengawasan dilakukan dengan baik,” kata Taufik.