Ketua KIP Aceh: Kemungkinan Ada Bacaleg yang Terdaftar di Dua Parpol

Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri. Foto: RMOLAceh.
Ketua KIP Aceh, Samsul Bahri. Foto: RMOLAceh.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Samsul Bahri, mengatakan dirinya belum menemukan adanya bakal calon legislatif (bacaleg) yang terdaftar di dua partai politik (Parpol) baik itu partai nasional maupun partai lokal. Namun sampai saat ini belum ada informasi terkait hal tersebut.


"Kemungkinan ada (Bacaleg daftar dua parpol), cuma belum ada laporan. Karena teman-teman sedang melakukan verifikasi administrasi," kata Samsul Bahri kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu, 31 Mei 2023.

Samsul mengatakan, saat ini verifikasi administrasi masih berlangsung, yang dimulai sejak 15 Mei hingga 23 Juni 2023 mendatang. Kemudian pada bulan Agustus akan diumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS).

"Jadi, kita akan mengumumkan DCS mulai tanggal 19-23 Agustus 2023," ujar Samsul.

Selain itu, Samsul mengatakan, bacaleg baik itu DPRK maupun DPR Aceh yang telah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) bakal mengikuti tes baca Al-Quran. 

"Tes uji mampu baca Al-Quran akan dilaksanakan mulai tanggal 6-7 Juni 2023 di KIP Aceh dan Kabupaten/Kota," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menerima 1.765 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari 24 Partai Politik (Parpol). Jumlah itu dihitung dari partai nasional dan partai lokal yang menjadi peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

"Kami telah menerima pengajuan daftar dari 24 parpol dengan jumlah bacaleg sebanyak 1.765 orang," kata ketua KIP Aceh Samsul Bahri kepada Kantor Berita RMOLAceh, Selasa, 16 Mei 2023.

Samsul menyebutkan, bahwa dari total 1.765 bacaleg yang telah diajukan oleh seluruh parpol tersebut terdapat keterwakilan perempuan mencapai 30 persen. Selebihnya merupakan laki-laki.

Sayangnya, kata dia, tidak tidak semua parpol mengajukan daftar bacaleg 100 persen. Namun ada yang dua partai melebihi 120 persen, yaitu Partai Aceh (PA) dan Partai Adil Sejahtera (PAS).

Selain itu, kata dia, dari 24 parpol terdapat tujuh partai nasional yang mengajukan daftar bacaleg di bawah kuota 100 persen. Yakni Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Garuda, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Perindo. 

Sedangkan untuk partai lokal, kata dia, terdapat empat partai yang mengajukan daftar bacaleg di bawah kuota 120 persen yakni, Partai SIRA, PNA, Partai Gabthat dan Partai PDA.

"Sisanya 13 parpol peserta Pemilu mengajukan 100 hingga 120 persen kouta bacaleg tingkat DPR Aceh," sebut dia.

Adapun jumlah bacaleg yang didaftarkan oleh masing-masing partai politik baik itu partai nasional maupun partai lokal peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yakni, PKB 81 Bacaleg, Partai Gerindra 81 bacaleg, PDI Perjuangan 81 Bacaleg dan Partai Golkar 81 Bacaleg. 

Kemudian, Nasdem 81 Bacaleg, Partai Buruh 76 Bacaleg, Partai Gelora 81 bacaleg, PKS 81 Bacaleg, PKN 47 bacaleg, Hanura 76 Bacaleg dan Partai Garuda 12 Bacaleg.

Lalu, PAN 81 bacaleg, PBB 68 Bacaleg, Partai Demokrat 81 Bacaleg, PSI 61 Bacaleg, Partai Perindo 22 Bacaleg, PPP 81 Bacaleg, PNA 89 Bacaleg dan Partai Gabthat 56 Bacaleg serta, PDA 82 Bacaleg, Partai Aceh 96 Bacaleg, PAS Aceh 96 Bacaleg, Partai SIRA 92 Bacaleg dan Partai Ummat 81 Bacaleg.