Meski Moncer, Pembelian Harga Sawit di Nagan Raya Tak Sesuai dengan Ditetapkan Pemerintah Aceh

Pengepul sawit. Foto: Irfan Habibi/RMOLAceh
Pengepul sawit. Foto: Irfan Habibi/RMOLAceh

Pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Nagan Raya, Aceh, mengalami peningkatan. Harganya, mencapai Rp 2.850 per kilogram.


Pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh di Nagan Raya, Mukhtar, mengatakan harga tersebut merupakan harga tertinggi sejak puluhan tahun terakhir.

“Harga tertinggi mencapai Rp 2.850 per kilogram, paling rendah Rp 2.690 per kilogram,” kata Mukhtar kepada Kantor Berita RMOLAceh, Jumat, 14 Januari 2022.

Meski demikian, kata Mukhtar, harga tersebut belum juga sesuai dengan yang ditetapkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh (Distanbun) Aceh.

Anehnya lagi, kata dia, harga antar PKS justru berbeda. “Kita tidak tau masalahnya apa, kok bisa berbeda harga. Sedangkan pabrik nya tidak terlalu jaraknya, bahkan masih berada di wilayah Nagan Raya,” ujar dia.

Mukhtar berharap siapapun yang terlibat dalam proses jual beli sawit jangan sampai mencari untung banyak, sedangkan petani mendapat buntung.

Menurut Mukhtar, pemerintah daerah melalui dinas terkait belum bisa mengontrol harga sawit di daerah, baik di daerah Nagan Raya maupun daerah lainnya.

“Perlu tindakan tegas dari Distanbun Aceh untuk menegur pemerintah daerah yang tidak bekerja dengan maksimal. Lalu, tindak PKS nakal,” kata Muhktar.