Meski Positif, Penderita Covid-19 Tak Lagi Tularkan Virus Usai Isolasi Mandiri

Ilustrasi: ist.
Ilustrasi: ist.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban, mengatakan tes PCR positif pada pasien yang sudah dinyatakan sembuh, atau selesai menjalani isolasi, tak lagi menularkan Covid-19. Hal ini disampaikan Zubairi terkait hasil positif pasien Covid-19 dalam tes polymerase chain reaction (PCR).


"Setelah dinyatakan sembuh, pasien orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan itu tidak akan menularkan virus. Yang penting, mereka telah menjalani karantina atau isolasi mandiri sejak tes PCR konfirmasi positif," kata Zubairi, Senin, 22 Februari 2021.

Hasil tes PCR positif pada orang yang dinyatakan sembuh tidak mencerminkan virus Corona yang lengkap. Karena yang terdeteksi pada tes PCR tersebut hanya partikel dari Covid-19 yang tidak lagi menular. Zubairi mengatakan terdapat penelitian yang mengkonfirmasi hal tersebut. 

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea Selatan mempelajari 285 orang yang sembuh dari Covid-19, namun hasil tes PCR masih positif. Hasil studi tersebut menemukan pasien sembuh yang masih positif berdasarkan tes PCR tidak ditemukan menyebarkan virus. Hanya saja ketentuan ini berlaku pada pasien bergejala ringan atau OTG. 

"Sebab itu, masyarakat jangan memberi stigma terhadap OTG dan orang gejala ringan yang dinyatakan sembuh meski tanpa tes usap PCR ulang," kata Zubairi. 

Senada Zubairi, salah seorang anggota Tim Penanganan Covid-19, Falla Adinda, menegaskan tidak sedikit yang salah kaprah memperlakukan pasien yang melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Prinsipnya, pasien dinyatakan bisa kembali ke masyarakat bila sudah menjalani isolasi mandiri selama 14. 

“Dan bebas gejala. Sudah,” kata Falla. Dia mengatakan tidak perlu menunggu hasil PCR. Karena, kata Falla, bisa saja hasil PCR masih positif setelah periode isolasi mandiri sudah lewat. PCR, kata dia, hanya mampu menghitung jumlah virus, bukan membedakan mana virus mokat, mana virus aktif. 

Di Aceh, saat ini, sebanyak 1.307 warga masih menjalani perawatan di rumah sakit dan menjalani isolasi mandiri. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani alias SAG, mengatakan total jumlah penderita Covid-19 yang diketahui di Aceh mencapai 9.457 orang. 

“Penderita yang kemudian sembuh sebanyak 7.770 orang dan 380 orang meninggal dunia,” kata SAG.