Nasabah Diminta Waspadai Penipuan Atas Nama Program Pesta Poin Bank Aceh

Bank Aceh. Foto: ist.
Bank Aceh. Foto: ist.

Bank Aceh mengingatkan para nasabah untuk mewaspadai penipuan bermodus phising atau tindakan memperoleh informasi pribadi seperti user ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu ATM secara tidak sah. Dapat dipastikan, hal itu terkait dengan upaya penipuan atau kejahatan.


“Sehubungan dengan adanya pihak-pihak yang melakukan upaya-upaya penipuan yang mengatasnamakan Bank Aceh melalui komunikasi WA, SMS maupun akun sosial media lainnya, maka diharapkan seluruh nasabah Bank Aceh senantiasa untuk berhati-hati dan tidak menghiraukannya,” ujar Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Yusnimar, dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Januari 2022.

Yusnimar mengatakan Bank Aceh tidak pernah meminta kode OTP, sandi, PIN, kode aktivasi maupun informasi pribadi apapun kepada nasabah. Informasi tersebut adalah milik pribadi nasabah dan hanya berhak diketahui nasabah bersangkutan. 

Yusnimar mengatakan, akhir-akhir ini marak modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Aceh. Modus penipuan itu, kata dia, mengatasnamakan program Pesta Poin Bank Aceh.

Modus ini, kata Yusnimar, marak di sejumlah medsos. Penipuan dilakukan melalui sebaran informasi bahwa aplikasi mobile banking Bank Aceh, Action, mengadakan pesta poin dengan mengarahkan penerima pesan untuk menklik tautan yang diarahkan ke pesan percakapan whatsapp. 

Selanjutnya, kata Yusnimar, pelaku meminta nasabah mengisi data pengguna mobile banking, seperti username, password, Mobile PIN, nomor kartu ATM dan PIN ATM. Pelaku juga meminta kode OTP yang dikirimkan ke telepon genggam nasabah. 

“Jangan pernah memberikan informasi penting dengan alasan apapun kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan Bank Aceh,” kata Yusnimar. 

Dikatakan, aplikasi mobile banking Action memiliki banyak keunggulan dengan fitur yang memudahkan nasabah dalam mengakses sejumlah layanan transaksi. Namun Yusnimar mengingatkan agar pengguna aplikasi berhati-hati dan jangan mudah diiming-imingi agar tidak dimanfaatkan.