Pemerintah, TNI-Polri akan Ikut Merayakan Milad GAM

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Kombes Pol Winardy. Foto: ist.
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Kombes Pol Winardy. Foto: ist.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Kombes Pol Winardy, mengatakan Pemerintah Aceh, TNI-Polri akan ikut merayakan milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Kegiatan itu akan berlangsung besok, di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.


“Kegiatan tersebut bisa berupa acara syukuran dengan doa bersama atau dirangkai dengan maulid Nabi, santunan anak yatim, pembagian Bansos, serta acara-acara positif yang membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan,” kata Winardy, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 Desember 2022.

Di samping itu, Winardy juga mengajak seluruh masyarakat meramaikan milad GAM. Bagi bekas kombatan GAM, dia mengajak mewarnai milad GAM dengan hal-hal positif.

Winardy mengatakan, terkait pelaksanaan kegiatan-kegiatan dimaksud pihaknya tetap akan menjaga keamanan dan kenyamanan serta memaksimalkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga kondusifitas dan kamtibmas.

Dalam KRYD, kata dia, Polda Aceh menurunkan 1.380 personel pengamanan yang tersebar di beberapa objek vital di seluruh kabupaten kota. Nantinya, kata dia, pengamanan juga ikut didukung TNI dan Satpol PP.

"Silakan warnai 4 Desember dengan kegiatan positif serta acara keagamaan. Polisi siap mengamankan dan memberi rasa aman kepada masyarakat," ujar Winardy.

Winardy juga mengajak awak media memperbanyak pemberitaan positif tentang Aceh. Hal tersebut bertujuan agar provinsi berlabel Serambi Mekkah itu mendapat citra bagus di mata orang luar. 

Menurut Winardy, pemberitaan positif sangat perlu untuk ditingkatkan dan hal-hal yang kontra produktif tidak usah dipublikasi secara berlebihan. Supaya suasana damai yang sudah dirasakan tetap terjaga. 

Winardy menjelaskan, isu-isu yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan yang kontra produktif akan sangat mempengaruhi asumsi orang luar. Sehingga mereka bisa salah memahami kondisi Aceh yang sudah sangat damai. 

Dengan begitu, kata Winardy, investasi berdatangan ke Aceh agar ekonomi tumbuh dengan terbukanya banyak lapangan pekerjaan serta memaksimalkan pendapatan asli daerah. Sehingga multiplayer effect berdampak signifikan bagi Aceh maju dan hebat.

“Imbauan ini bukan bermakna mengintervensi, tapi ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap Aceh, agar citra daerah yang pernah dilanda konflik ini semakin pulih di mata publik luar," kata Winardy.