Polda Aceh Terima Tiga Laporan Pembobolan Rekening

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy. Foto: net..
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy. Foto: net..

Kabid Humas Kepolisian Daerah Aceh, Kombes Pol Winardy, meminta masyarakat mewaspadai penipuan melalui akses ilegal ke akun tabungan. Tanpa menyebut nasabah yang mengalami penipuan, kepolisian, kata Winardy, menerima tiga laporan dengan total kerugian ratusan juta rupiah, kemarin. 


"Agar masyarakat mewaspadai akses ilegal yang masuk ke gadget atau alat elektronik lainnya yang memungkinkan terkoneksi dengan jaringan internet," kata Winardy dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Januari 2022. 

Winardy mengatakan akses ilegal ini digunakan untuk memperoleh Informasi elektronik, melanggar, menerobos, serta melampaui atau menjebol sistem pengamanan. Dia meminta masyarakat tidak langsung memercayai pihak yang menelepon atas nama perbankan atau instansi lain. 

Apalagi, jika penelepon langsung menyertakan link yang berkedok undian berhadiah atau iming-iming tertentu. Yang nanti apabila diklik atau diakses, maka secara otomatis kode OTP akan masuk ke nomor verifikasi yang didapat pelaku. 

Kalau misal ada akses ilegal berbentuk link, Winardy meminta masyarakat mengabaikan. Akses ilegal tersebut digunakan pelaku untuk masuk ke sistem elektronik dan membobol kunci pengamanan yang tersimpan pada gawai. 

"Kalau sudah terlanjur, masih bisa dibatalkan dengan tidak memberikan kode OTP yang kita dapat. Atau lebih bagus lagi hubungi lembaga resmi, baik bank, OJK, atau kepolisian untuk mengkonfirmasi keabsahan akses atau tawaran sesuatu," kata Winardy.

Sebelumnya, Bank Aceh mengingatkan para nasabah untuk mewaspadai penipuan bermodus phising atau tindakan memperoleh informasi pribadi seperti user ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu ATM secara tidak sah. Dapat dipastikan, hal itu terkait dengan upaya penipuan atau kejahatan.

“Sehubungan dengan adanya pihak-pihak yang melakukan upaya-upaya penipuan yang mengatasnamakan Bank Aceh melalui komunikasi WA, SMS maupun akun sosial media lainnya, maka diharapkan seluruh nasabah Bank Aceh senantiasa untuk berhati-hati dan tidak menghiraukannya,” ujar Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Yusnimar.