Puskesmas di Jalur Mudik Lebaran Diminta Siaga 24 Jam

Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani. Foto: Razi/RMOLAceh.
Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani. Foto: Razi/RMOLAceh.

Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani meminta rumah sakit provinsi, kabupaten/kota hingga Puskesmas di jalur mudik lebaran Idul Fitri 1445 H, siaga 24 jam. Hal ini untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan pada arus mudik tahun 2024.


"Tenaga kesehatan itu mereka tetap harus siaga dan harus standby di Puskesmas. Apalagi Puskesmas dekat jalan raya tetap harus buka," ujar M Rizal Falevi Kirani kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin, 1 April 2024.

Falevi menjelaskan, di Provinsi Aceh terdapat beberapa wilayah yang menjadi tujuan pemudik, diantaranya lintas Banda Aceh-Medan atau kerap disebut lintas utara timur Aceh. Kemudian lintas tengah dan tenggara Aceh hingga lintas barat selatan Aceh.

"Puskesmas yang ada di lintas jalan mudik itu tetap siaga dan patuh pada instruksi Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota," sebut dia.

Disamping itu, Dinas Kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota juga wajib menyiagakan dokter spesialis di fasilitas kesehatan tersebut, guna memberikan pertama bagi pemudik yang mengalami kecelakaan selama arus mudik.

"Dokter spesialis saya pikir bisa di BKO-kan di Puskesmas-Puskesmas. Jadi tidak hanya perawat tapi juga dokter disiapkan di Puskesmas setempat," kata Falevi.

Falevi mengatakan, pemerintah perlu mengawasi jalur lintas ini guna memberikan rasa aman bagi pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya.

"Pemerintah Aceh harus segera menginstruksikan pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, rumah sakit kabupaten/kota tetap siaga saat momen mudik dan lebaran tahun ini," desaknya.