Saleh Mundur dari Juru Bicara Partai Aceh

Muhammad Saleh. Foto: ist.
Muhammad Saleh. Foto: ist.

Setelah kurang lebih satu tahun empat bulan, Muhammad Saleh, mengundurkan diri dari posisinya sebagai juru bicara, Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA). Surat pengunduran diri itu disampaikan Saleh kepada Ketua DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf. 


“Terhitung 1 Desember 2020, saya tidak lagi menjadi Jubir PA. Surat pengunduran diri sudah saya serahkan pada Ketua DPA PA, Muzakir Manaf (Mualem) dan Sekretariat PA beberapa waktu lalu,” kata Saleh dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 November 2020.

Menurut Saleh pengunduran dirinya itu semata-mata karena tak memiliki waktu penuh, cukup dan fokus untuk mengemban amanah besar tersebut. Sementara, sebagai partai politik lokal (parlok) terbesar di Aceh, Partai Aceh membutuhkan seorang juru bicara yang memiliki waktu penuh dan bisa all out untuk mengemban amanah tersebut.

Selain itu, kata Saleh, dirinya akan kembali fokus untuk keluarga serta mengelola media cetak dan siber miliknya. Namun, secara pribadi dia siap dan bersedia membantu Mualem secara personal jika diminta dan dibutuhkan.

“Usia saya juga tidak muda lagi, karena itu biarlah posisi tersebut diisi sosok anak muda atau kader Partai Aceh yang visioner dan lebih profesional. Terutama memiliki waktu penuh,” tutur Saleh.

Selama setahun lebih dia menjadi Jubir PA, kata Saleh, banyak kepercayaan yang telah diberikan Mualem pada dirinya. Termasuk menyusun berbagai konsep serta strategi lainnya. 

Misalnya mengagas dan melaksanakan pembekalan bagi anggota DPRA dan DPRK Partai Aceh se-Aceh, Desember 2019 lalu di Sabang. Pelatihan Humas dan Jubir se-Aceh di Banda Aceh serta Rapat Pimpinan (Rapim) PA se-Aceh di Meulaboh Aceh Barat tahun ini.

Saleh mengatakan tidak hanya itu, ia juga mengagas konsep serta pemikiran Silabus Pengaderan Partai Aceh, Road Map dan Strategi Partai Aceh (2020-2024), Strategi Pemenangan Pemilu dan Pilkada, Penyempurnaan AD/ART serta Tata Cara Rekrutmen Kepala Daerah, Anggota DPRA dan DPRK se-Aceh. 

“Ya, hanya itulah yang bisa saya berikan selama hampir setahun lebih saya bersama Partai Aceh. Tentu masih jauh dari harapan dan kesempurnaan serta perlu dipertajam kembali oleh para tokoh PA,” kata Saleh.

Saleh juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Mualem serta jajaran DPA Partai Aceh  kepada dirinya selama ini. Termasuk para media pers dan wartawan, yang telah bekerjasama dengan baik. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada media pers dan rekan-rekan jurnalis atas kerjasama selama ini. Saya berharap, kesempatan serupa juga dapat terjalin dengan Jubir PA berikutnya,” kata Saleh.