Sedekah Darah di Bulan Berkah 

Aktivitas donor darah. Foto: Helena Sari/RMOLAceh.
Aktivitas donor darah. Foto: Helena Sari/RMOLAceh.

Shalat tarawih berakhir, para jamaah terlihat sibuk merapikan kembali perlengkapan ibadahnya. Sebagian langsung bergegas keluar masjid sementara yang lainnya masih khusyuk menghabiskan halaman demi halaman ayat suci Al-Quran. 


Di halaman masjid aktivitas seusai tarawih juga tak kalah sibuk. Puluhan masyarakat mengantri di depan mobil donor darah milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh untuk menjadi calon pendonor. 

Warga kemudian melakukan pengisian data diri, lalu beralih untuk pengecekan tensi darah. Apabila tensi darah sesuai maka cocok dijadikan pendonor. 

Pada tahapan lanjutan, warga kembali melakukan pengecekan Kadar Hemoglobin (HB). Bila sesuai dengan kesehatan tubuh maka pendonor siap untuk melakukan transfusi. 

Petugas lainnya langsung memainkan kelihaian meraba vena untuk kemudian menyedot darah dalam tubuh pendonor. Lalu membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit untuk transfusi. 

Di bulan Ramadan, PMI Banda Aceh harus menjemput bola untuk memastikan ketersediaan darah  tercukupi. Karena minat donor darah dibulan puasa relatif sedikit. 

Oleh sebab itu, keberadaan PMI Banda Aceh pada malam hari setiap masjid telah membantu warga untuk mendonor darah meskipun menjalankan ibadah di bulan berkah.

Khairul Umam, salah seorang pendonor mengatakan, pada bulan Ramadhan melakukan donor darah menjadi rutinitas yang sering dilakukan saban tahun. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, 

Sekantong darah, meski dibulan Ramadhan sangat dibutuhkan khususnya oleh pasien penderita sakit thalasemia dan kebutuhan operasi. Setiap harinya puluhan darah harus disuplai kerumah sakit. 

“Karena darah ini tidak bisa dibeli dengan uang, berbeda dengan obat yang bisa dibuat oleh pabrik,” kata Umam kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin, 1 April 2024. 

Kata Umam, mendonorkan darah dibulan Ramadhan juga sangat bermanfaat bagi tubuh pendonor. Karena, sel darah lama akan tergantikan dengan sel darah baru. 

Sehingga, selain mendapatkan kebaikan di sisi Tuhan, proses detox pada tubuh dapat membugarkan kembali badan. 

Umam berharap aksi donor darah dikalangan masyarakat dapat terus menjamur khsusunya Banda Aceh. Karena disini terdapat Rumah Sakit rujukan yang saban harinya dihadiri oleh pasien seluruh Aceh. 

“Ayo donor darah di PMI atau ke RSUDZA,” kata dia. 

Umam yang juga koordinator donor darah di Yayasan BFLF ini mengaku bersedia menemani pendonor pemula atau pendonor lainnya untuk melakukan donor darah. Sehingga, semangat berbuat kebaikan di bulan Ramadhan terus dilestarikan. 

“Masyarakat bisa menghubungi ke nomor call center BFLF di 082370809008, nanti akan ditemani untuk melakukan donor darah,” kata dia.