Seorang Pria di Simeulue Ditetapkan sebagai Tersangka Pemerkosaan Anak Tiri

Pelaku saat diamankan di Mapolres Simeulue. Foto: Polres Simeulue.
Pelaku saat diamankan di Mapolres Simeulue. Foto: Polres Simeulue.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Simeulue telah berhasil menangkap seorang pelaku berinisial ZH (54) atas dugaan pemerkosaan terhadap anak tirinya yang masih dibawah umur. Pria warga Desa Labuhan Bajau, Kecamatan Teupah Selatan tersebut diamankan pada Ahad, 31 Maret 2024. 


"Korbannya adalah anak tirinya dan masih dibawah umur," kata Kasat Reskrim Polres Simeulue, Ipda Zainur Fauzi, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Selasa, 2 April 2024.

Fauzi menyebutkan kejadian tersebut dilaporkan oleh ibu korban yang merupakan istri dari pelaku terkait adanya dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh ZH pada Januari 2024 lalu.

Menurut Fauzi, personel melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi dan alat bukti yang cukup untuk menjerat Caleg gagal tersebut. "Berdasarkan bukti yang ditemukan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 47 Jo Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat. Ancaman hukuman bagi tersangka adalah cambuk sebanyak 150 hingga 200 kali atau denda mulai dari 1500 gram hingga 750 gram emas murni.

"Tersangka akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Fauzi.

Fauzi mengungkapkan komitmennya untuk menegakkan hukum dan memberantas tindak kriminal di wilayah hukum Polres Simeulue. Dia juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.