Syarat Melampirkan Sertifikat Vaksin untuk Buat SIM Hoaks

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. Foto: ist
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. Foto: ist

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, memastikan tidak ada syarat menyertakan sertifikat vaksinasi Covid-19 untuk keperluan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM).


"Tidak benar informasi itu dan kita secara resmi menyatakan, itu hoaks," kata Winardy dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 20 Juni 2021.

Winardy mengakui memang benar dalam beberapa hari terakhir ada informasi yang berkembang terkait sertifikat vaksin jadi syarat pengurusan berbagai keperluan, seperti untuk mengurus SIM, SCKC, dan STNK kendaraan.

Namun, Winardy menegaskan Polda Aceh sendiri hingga kini tidak membuat aturan seperti itu. Saat ini, Polda Aceh sedang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah.

"Saat ini Polri sedang menggalakan vaksinasi dengan Polres sebagai garda terdepan, bekerja sama dengan unsur terkait dan melaksanakan vaksinasi massal di titik-titik yang sudah ditentukan di wilayahnya masing-masing," kata Winardy.

Di samping itu, Winardy mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta dalam vaksinasi serentak ini demi kepentingan bersama, yakni terbebas dari Covid-19.

"Kita mengimbau masyarakat untuk mengambil peran mengikuti vaksinasi massal tersebut, karena vaksin sebagai salah satu ikhtiar kita dalam memutus mata rantai Covid-19 dan menimbulkan Herd Immunity," kata Winardy.

Penulis: Adi Kurniawan