Tenggelam Saat Mancing, Remaja Asal Bireuen Ditemukan Meninggal Dunia di Aceh Besar

Basarnas Banda Aceh saat mengevakuasi jenazah korban tenggelam di sungai di Aceh Besar. Foto: Ist.
Basarnas Banda Aceh saat mengevakuasi jenazah korban tenggelam di sungai di Aceh Besar. Foto: Ist.

Seorang warga Kabupaten Bireuen, ditemukan meninggal dunia tenggelam saat memancing di Sungai Kampung Seuot Baroh, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin, 5 Juni 2023.


Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, menyebut korban bernama Anta Khalifin, 20 tahun, warga asal Kabupaten Bireuen.

"Pada 4 Juni 2023 sekira pukul 16.00 WIB, korban memancing di sungai kemudian terpeleset dan jatuh ke dalam sungai dan tenggelam," ujar Al Hussain dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Juni 2023.

Al Hussain menuturkan, Basarnas Banda Aceh menerima informasi musibah tersebut pada Ahad kemarin, sekitar pukul 19.15 dari Fery Mansyah.

Kemudian, pada pukul 20.30 WIB tim rescue Basarnas Banda Aceh tiba di lokasi, selanjutnya bersama tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hingga pukul 23.00 WIB dengan hasil nihil.

"Operasi pencarian hari pertama dilanjutkan kembali pada 5 Juni 2023 atau hari ini," jelas dia.

Selanjutnya, pada Senin, 5 Juni 2023 atau hari kedua dilanjutkan pencarian sejak pukul 08.00 WIB dengan melakukan penyisiran sungai sejauh 2 kilometer (km) dan membagi dua tim.

Dimana Tim I, melakukan penyisiran sungai sejauh 2 km arah barat daya dari lokasi kejadian dengan menggunakan satu Unit Rubber Boat atau perahu karet Basarnas.

Sedangkan Tim II, melakukan penyisiran di sisi kiri dan kanan sungai menggunakan life jacket sejauh 2 km, arah barat daya dari lokasi kejadian.

"Pukul 08.40 WIB, korban atas nama Faliya Anta Khalifin, 20 tahun, ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia," ujar dia.

Hussain mengatakan, korban ditemukan Tim SAR Gabungan sekitar 10 meter dari lokasi kejadian, yakni pada koordinat 5°24'57.38"N - 95°27'29.89"E, radial 213.30°, arah selatan barat daya. 

"Selanjutnya Korban dievakuasi ke Ponpes Salafiyah Indrapuri dan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Al Hussain.