Tuntut Janji Shabela dan Firdaus, Massa Geruduk Pagar Kantor DPRK Aceh Tengah

Unjuk rasa masyarakat Linge dan Bintang menuntut janji Shabela Abubakar dan Firdaus di Kantor DPRK Aceh Tengah. Foto: AJNN/Razikin Akbar.
Unjuk rasa masyarakat Linge dan Bintang menuntut janji Shabela Abubakar dan Firdaus di Kantor DPRK Aceh Tengah. Foto: AJNN/Razikin Akbar.

Massa Aliansi Gerakan Masyarakat Asal Linge Awal Serule meringsek pagar kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah. Mereka memaksa masuk ke gedung parlemen untuk menjumpai wakil rakyat.


Petugas yang berjaga di depan kantor DPRK Aceh Tengah itu tidak mengizinkan para demonstran masuk dengan alasan protokol kesehatan. Sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas dan pendemo. 

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk segera merealisasikan janji-janji untuk menyejahterakan Kecamatan Linge dan Kecamatan Bintang.

Koordinator aksi, Edi Saputra, mengatakan pemerintah kabupaten berjanji untuk mengaktifkan jaringan seluler di beberapa titik di Linge dan Bintang.

“Ya, dari tahun 2020 lalu hingga saat ini kami sudah beberapa kali berupaya membicarakan persoalan tersebut dengan Dinas Kominfo Aceh Tengah secara baik-baik, namun tidak ada respons,” kata Edi.

Edi mengatakan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 yang lalu, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan Firdaus, berjanji akan mendirikan tower untuk memberikan akses komunikasi telepon seluler dan internet.

Berdasarkan hal tersebut menurut Edi meminta jangan sampai daerah mereka hanya sebagai ajang kampanye semata. “Jangan dijadikan daerah kami hanya sebagai ajang kampanye pada saat momen Pilkada saja,” kata Edi.