Uang Dipotong Tanpa Pemberitahuan, Bank BSI Dianggap Memeras Nasabah

Nasabah BSI sedang menunggu antrian. Foto: RMOLAceh
Nasabah BSI sedang menunggu antrian. Foto: RMOLAceh

Salah satu nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), Cut Yulia, tidak menyangka pemotongan secara diam-diam di luar aturan yang dilakukan oleh Bank BSI dengan dalih biaya notifikasi SMS. Kejadian itu, membuat dirinya kecewa.


"Pemotongannya secara diam-diam. Di luar aturan," kata Cut Yulia kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu, 17 November 2021.

Menurut Cut Yulia, jika pemotongan itu terus terjadi sama dengan praktik pemerasan terhadap nasabah. Banyak nasabah mengalami nasib yang sama. “Bisa kita banyangkan berapa banyak pemasukan yang diterima,” kata dia.

Cut Yulia menyebutkan berdasarkan hasil rekaman mutasi mobile banking BSI miliknya, dari November 2021 terjadi pemotongan Rp 2.500.

“Itu terjadi sebanyak dua kali. Padahal BSI sudah jelas membuat aturan melalui laman resminya bahwa biaya notifikasi SMS hanya Rp 500,” kata Cut Yulia.

Harapannya, kata Cut Yulia, pihak pemerintah atau yang berwewenang bisa mengusut kasus tersebut. Supaya tidak terulang lagi kejadian yang sama.