Vaksinasi Gelombang Pertama Disuntikkan kepada Warga Banda Aceh dan Aceh Besar 

Serah terima pengiriman vaksin gelombang kedua di Banda Aceh. Foto: Elza Putri Lestari.
Serah terima pengiriman vaksin gelombang kedua di Banda Aceh. Foto: Elza Putri Lestari.

Vaksin Sinovac kuartal kedua tiba di Banda Aceh melalui bandara Sultan Iskandar Muda dengan dosis 13. 880. Menyusul 14.000 vaksin sinovac yang dikirimkan pertama kali ke Aceh. 


Vaksin-vaksin ini kemudian diserahkan ke gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Aceh. “Pendistribusian kemungkinan untuk Banda Aceh dan Aceh Besar dahulu yang dapat,” ujar Imam Murahma Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh, Selasa, 12 Januari 2021. 

Aceh sendiri mendapatkan kuota vaksin Sinovac sebesar 27.880 dosis vaksin. Terkait pendistribusian vaksin tersebut, kata Imam, Dinas Kesehatan Aceh masih harus menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Imam mengatakan golongan pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19 ini adalah tenaga medis yang berada dalam garda terdepan yang menangani virus Covid 19. Urutan berikutnya adalah tenaga pelayanan publik, seperti anggota TNI, anggota Polri dan petugas di pelabuhan serta bandar udara. 

Imam mengatakan tidak semua warga akan divaksin. Mereka adalah ibu hamil, ibu menyusui, orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid 19, masyarakat yang mengalami penyakit ginjal, gangguan pencernaan yang berat, dan memiliki penyakit paru-paru yang berat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah memulai vaksinasi Covid-19 Rabu depan. Orang pertama yang akan disuntikkan vaksin ini adalah Presiden Joko Widodo. 

Budi mengatakan Badan Pengawasan Obat dan Makanan telah memberikan izin penggunaan vaksin secara darurat. Vaksin Sinovac yang diproduksi di Cina itu juga telah mendapatkan label halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Kementerian Kesehatan juga telah mengirimkan pesan pendek pemberitahuan kepada seluruh penerima vaksin COVID-19 yang telah terdaftar pada tahap pertama. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Adapun sasaran penerima SMS, adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Budi mengatakan vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.